Delapan kasus baru juga dilaporkan hari ini, sehingga kini jumlah kasus MERS tercatat 162 orang. Korsel merupakan negara dengan jumlah kasus MERS terbanyak di luar Arab Saudi.
Kementerian Kesehatan Korsel menyatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (17/6/2015), sebanyak 19 orang yang terdiagnosa positif MERS telah sembuh dan sudah dibolehkan pulang dari rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyebaran virus MERS di Korsel berawal dari seorang pengusaha berusia 68 tahun yang baru pulang dari perjalanan bisnis di Saudi. Pengusaha ini sempat mendatangi empat rumah sakit, hingga menularkan kepada pasien dan petugas medis lainnya, sebelum dinyatakan positif terinfeksi MERS pada 20 Mei lalu.
Sejauh ini, penyebaran virus MERS baru terjadi di dalam lingkungan rumah sakit dan belum menyebar keluar hingga ke masyarakat umum. Samsung Medical Centre yang merawat 70 pasien MERS, terpaksa menghentikan operasionalnya pada Minggu (14/6) untuk membantu meredam penyebaran virus ini.
(ita/ita)










































