Seperti dilansir AFP, Senin (15/5/2015), dalam rekaman video insiden yang terjadi pada Jumat (12/6) lalu, terlihat tentara Israel mengeroyok seorang warga sipil Palestina dan memukulinya. Tidak hanya itu, tentara Israel juga memukuli warga Palestina itu dengan gagang senapan mereka.
Aksi pemukulan brutal itu juga diwarnai teriakan kata-kata kasar kepada si warga Palestina, yang hanya bisa terbaring tak berdaya. Disebutkan juga bahwa warga Palestina itu tidak bersenjata ketika dipukuli. Namun dia berusaha merebut senjata tentara Israel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disebutkan juga bahwa saat insiden terjadi, tentara Israel sedang menangani unjuk rasa sarat kekerasan yang berlangsung selama beberapa jam dan melibatkan 70 warga Palestina, yang terus melempari batu kepada tentara Israel.
"Sementara penangkapannya dibenarkan, caranya yang tidak benar," demikian pernyataan militer Israel.
Dua tentara dijatuhi sanksi conditional imprisonment, semacam hukuman percobaan selama selama 28 hari, sedangkan dua tentara lainnya dikurung di markas mereka selama 30 hari ke depan. Sementara komandan lapangan yang bertanggung jawab atas tentara-tentara itu mendapat sanksi teguran keras.
"Tindakan tentara itu tidak sesuai dengan tindakan yang diharapkan dari tentara IDF (Israel Defense Forces) ketika bertugas mengendalikan situasi di masyarakat," imbuh pernyataan militer Israel. (nvc/ita)











































