Hamas Minta Israel Bebaskan Tahanan yang Mogok Makan

Hamas Minta Israel Bebaskan Tahanan yang Mogok Makan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 15 Jun 2015 16:34 WIB
Hamas Minta Israel Bebaskan Tahanan yang Mogok Makan
militer Israel (Reuters)
Gaza, - Kelompok Hamas menyerukan pembebasan segera para tahanan yang melakukan aksi mogok makan di penjara Israel dan Otoritas Palestina.

Mantan perdana menteri Hamas di Gaza, Ismail Haniya meminta pembebasan Khadar Adnan, yang dibui tanpa diadili oleh Israel. Pria itu telah melakukan aksi mogok makan selama 40 hari. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (15/6/2015).

Haniya juga meminta pembebasan Islam Hamad, yang telah ditahan Otoritas Palestia, rival Hamas di Tepi Barat. Dia dilaporkan telah mogok makan selama 63 hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adnan dinyatakan berada dalam "penahanan administratif", sebuah prosedur di mana Israel menahan warga Palestina untuk waktu yang tidak ditentukan dengan diperbarui setiap enam bulan.

"Israel menangkap dan membunuh putra-putra kita dan saudara-saudara kita, sementara saudara-saudara kita (otoritas Palestina) juga menggunakan cara-cara yang sama," ujar Haniya.

Otoritas Palestina di bawah pimpinan Presiden Mahmud Abbas berbasis di wilayah Tepi Barat dan merupakan rival lama Hamas, yang secara de fakto merupakan penguasa Jalur Gaza.

Hamas telah menguasai wilayah Jalur Gaza sejak tahun 2007, ketika kelompok itu berhasil mengusir pasukan yang setia pada Abbas, keluar dari wilayah tersebut.

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads