Mantan perdana menteri Hamas di Gaza, Ismail Haniya meminta pembebasan Khadar Adnan, yang dibui tanpa diadili oleh Israel. Pria itu telah melakukan aksi mogok makan selama 40 hari. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (15/6/2015).
Haniya juga meminta pembebasan Islam Hamad, yang telah ditahan Otoritas Palestia, rival Hamas di Tepi Barat. Dia dilaporkan telah mogok makan selama 63 hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Israel menangkap dan membunuh putra-putra kita dan saudara-saudara kita, sementara saudara-saudara kita (otoritas Palestina) juga menggunakan cara-cara yang sama," ujar Haniya.
Otoritas Palestina di bawah pimpinan Presiden Mahmud Abbas berbasis di wilayah Tepi Barat dan merupakan rival lama Hamas, yang secara de fakto merupakan penguasa Jalur Gaza.
Hamas telah menguasai wilayah Jalur Gaza sejak tahun 2007, ketika kelompok itu berhasil mengusir pasukan yang setia pada Abbas, keluar dari wilayah tersebut.
(ita/ita)











































