Keempat kakak-beradik ini ditemukan seorang warga desa, sedang dalam keadaan kejang-kejang usai menenggak racun pembasmi serangga. Keempat saudara ini terdiri atas seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun dan tiga adik perempuannya.
Insiden ini terjadi di rumah mereka yang ada di wilayah Bijie, Provinsi Guizhou pada Selasa (9/6) malam. Demikian seperti dilaporkan kantor berita resmi China, Xinhua dan dilansir AFP, Sabtu (13/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Otoritas urusan sipil setempat menyebut, ibu anak-anak ini diketahui pergi dari rumah sejak Februari 2013, setelah dipukuli oleh suaminya atau ayah anak-anak ini. Keberadaan sang ibu hingga kini tidak diketahui pasti.
Sedangkan ayah anak-anak ini, yang diidentifikasi sebagai Zhang Fangqi diketahui bekerja di luar kota sejak Maret 2015 lalu. Namun menurut Xinhua, sang ayah cukup rutin mengirimkan uang kepada anak-anaknya.
Insiden ini memicu simpati publik dan membuat Perdana Menteri Li Keqiang bersumpah menghukum pihak-pihak terkait yang dianggap lalai memberikan bantuan kepada keluarga-keluarga miskin. PM Li juga menyerukan kepada otoritas setempat dan publik untuk mengakhiri tragedi tragis semacam ini.
Situs pemerintah lokal melaporkan bahwa penyelidikan atas insiden ini telah dilakukan. Beberapa pejabat yang disinyalir berkontribusi dalam insiden ini telah dinonaktifkan maupun dimutasi dari jabatan mereka. (nvc/gah)










































