"Roket diluncurkan dari Gaza pada malam hari, jatuh dan mendarat di Jalur Gaza," ujar juru bicara militer Israel, Letnan Kolonel Peter Lerner seperti dilansir AFP dan Reuters, Jumat (12/6/2015).
Tidak ada kerusakan maupun korban jiwa akibat serangan roket ini. Namun sirene peringatan di kota perbatasan Israel sempat berbunyi usai serangan terjadi. Belum ada pihak maupun kelompok tertentu yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini.
Ketegangan di wilayah perbatasan Israel dan Gaza semakin meningkat beberapa waktu terakhir. Pada Minggu (7/6) lalu, pesawat tempur Israel membombardir Jalur Gaza setelah semalam sebelumnya, ada serangan roket dari Gaza yang jatuh di wilayahnya.
Kemudian bulan lalu, serangan roket dari Gaza jatuh di dekat kota pelabuhan Ashdod, Israel. Atas serangan ini, militer Israel melancarkan serangan balasan ke wilayah Gaza.
Israel meyakini Hamas di balik serangan-serangan tersebut. Namun media melaporkan bahwa serangan roket itu berkaitan dengan konflik internal di Gaza antara Hamas dengan rivalnya, Salafi.
Wilayah perbatasan cenderung tenang sejak gencatan senjata antara Israel dan Hamas pada 26 Maret lalu. Pertempuran sengit antara Israel dan Hamas pada Juli-Agustus lalu menewaskan lebih dari 2.100 warga Palestina yang sebagian besar warga sipil, serta 67 tentara dan 6 warga sipil Israel.
(nvc/ita)











































