India Didesak Selidiki Kematian Jurnalis yang Dibakar Hidup-hidup

India Didesak Selidiki Kematian Jurnalis yang Dibakar Hidup-hidup

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 11 Jun 2015 16:30 WIB
India Didesak Selidiki Kematian Jurnalis yang Dibakar Hidup-hidup
Ilustrasi
New Delhi - Organisasi HAM Amnesty International meminta pembunuhan seorang jurnalis di India untuk diselidiki lebih serius. Jurnalis ini tewas beberapa hari setelah dibakar hidup-hidup.

Jalendra Singh, seorang jurnalis lepas akhirnya meninggal dunia pada Senin (8/6) atau seminggu setelah dia dibakar hidup-hidup di Uttar Pradesh. Insiden ini terjadi setelah Singh mempublikasi artikel dan tudingan pencaplokan lahan dan korupsi terhadap seorang menteri lokal bernama Ram Murti Singh Verma.

Keterangan pihak keluarga Singh, seperti dilansir AFP, Kamis (11/6/2015), menyebutkan bahwa Verma dan sekelompok polisi menggerebek rumah Singh. Mereka memukuli Singh dan kemudian membakar hidup-hidup pria berusia 42 tahun tersebut.

Terkait kasus ini, Amnesty International mendesak pemerintah wilayah Uttara Pradesh untuk melakukan penyelidikan independen atas kasus Singh ini, demi membawa para pelakunya ke pengadilan.

"Serangan mengerikan ini menyoroti bahaya yang bisa dihadapi jurnalis dalam melaksanakan tugas mereka," tutur Direktur Program Amnesty International India, Shemmer Babu dalam pernyataannya.

Sementara itu, kepolisian setempat telah memulai penyelidikan kasus ini terhadap Verma dan lima orang lainnya. Namun sejauh ini belum ada satupun tersangka yang ditangkap.

"Kami menyelidiki menteri atas pembunuhan dan konspirasi kriminal dan penyelidikan terus berlanjut," sebut pejabat senior kepolisian Uttar Pradesh, Vijay Singh Meena kepada AFP.

Secara terpisah, Dewan Pers India (PCI) menyerukan adanya penyelidikan khusus atas kasus ini dan menyebut kematian Singh ini merupakan serangan terhadap kebebasan pers.

(nvc/ita)


Berita Terkait