Kementerian Kesehatan menyatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (11/6/2015), di antara 14 pasien baru tersebut, termasuk seorang wanita hamil yang tertular virus ini di ruang gawat darurat di sebuah rumah sakit Seoul. Rumah sakit tersebut telah dikaitkan dengan sejumah kasus MERS lainnya.
Orangtua wanita hamil tersebut juga sebelumnya telah dinyatakan positif terinfeksi MERS. Wanita hamil tersebut dilaporkan dalam kondisi stabil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini Korsel menjadi negara dengan jumlah kasus MERS terbanyak di luar Arab Saudi. Korban meninggal pertama kasus MERS di dunia tercatat pada Juni 2012 di Arab Saudi.
Penyakit MERS disebabkan oleh coronavirus yang berasal dari keluarga virus yang sama, yang memicu wabah SARS di China tahun 2003 lalu. Virus ini dapat menyebabkan demam, gangguan pernapasan, pneumonia dan gagal ginjal.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sejauh ini, secara global total kasus MERS mencapai 1.271 pasien, dengan setidaknya 448 kematian.
(ita/ita)











































