Menteri India Ditangkap karena Ijazah Palsu

Menteri India Ditangkap karena Ijazah Palsu

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 10 Jun 2015 11:56 WIB
Menteri India Ditangkap karena Ijazah Palsu
Singh Tomar (indiatvnews.com)
New Delhi - Kepolisian India menangkap salah satu menteri hukum untuk wilayah New Delhi terkait ijazah palsu. Pejabat India ini mengaku memiliki gelar sarjana hukum ketika maju dalam pemilu.

Seperti dilansir Reuters dan AFP, Rabu (10/6/2015), Jitender Singh Tomar ditangkap pada Selasa (9/6) waktu setempat. Penangkapan ini sangat mempermalukan partai yang berkuasa di New Delhi, yakni Aam Aadmi Party (AAP) yang meraup kemenangan besar dalam pemilu pada Februari lalu.

"Penyelidikan kami menunjukkan bahwa menteri ini mendaftar dengan ijazah palsu dalam pemilu dan juga mendapatkan surat izin praktik sebagai pengacara (dengan ijazah palsu)," ujar Komisioner Khusus pada Kepolisian New Delhi, Deepak Mishra.

Kualifikasi Tomar menjadi topik kontroversial setelah para pengacara dari Asosiasi Pengacara New Delhi membuat laporan kepada polisi, yang meminta polisi memeriksa ijazah dan gelar sarjana Tomar. Kepolisian New Delhi membenarkan jika Tomar ditangkap terkait laporan tersebut.

"Berdasarkan penyelidikan dan bukti prima facie, sebuah kasus telah diajukan terhadap Tomar dan dia ditangkap atas dakwaan penipuan, pemalsuan dan konspirasi kriminal," ujar juru bicara kepolisian New Delhi, Rajan Bhagat.

Penangkapan ini menyoroti konflik kekuasaan antara pemerintahan New Delhi yang dipimpin AAP dengan pemerintah federal India yang dipimpin Bharatiya Janata Party (BJP), yang kalah dalam pemilu di New Delhi. Pemerintah federal mengendalikan kepolisian New Delhi dan juga beberapa birokrasi di ibukota.

Dalam keterangan terpisah, seperti dilansir media setempat, Press Trust of India (PTI), Wakil Kepala Menteri New Delhi, Manish Sisodia menyebut Tomar telah mengundurkan diri dari jabatannya. Tomar mengirimkan surat pengunduran diri dari penjara.

"Tomar... baru saja mengirimkan surat pengunduran diri kepada Kepala Menteri (New Delhi). Dan Kepala Menteri menerima pengunduran diri itu," terang Sisodia menurut PTI.

(nvc/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads