Koalisi Saudi menyatakan seperti dikutip kantor berita resmi Saudi Press Agency dan dilansir AFP, Selasa (9/6/2015), serangan misil di wilayah perbatasan Asir tersebut terjadi pada Senin (8/6) pukul 08.40 waktu setempat.
Disebutkan koalisi Saudi, seorang tentara Garda Nasional dan seorang tentara dari unit Garda Perbatasan tewas akibat serangan misil lintas perbatasan itu.
Pada akhir Mei lalu, dua tentara perbatasan Saudi juga tewas akibat serangan misil di wilayah yang sama.
Setidaknya 37 orang telah tewas dalam pertempuran di perbatasan dan serangan artileri sejak 26 Maret lalu, ketika Saudi dan koalisi mulai melancarkan serangan udara terhadap pemberontak Houthi di Yaman.
Pada Jumat, 5 Juni lalu, empat tentara Saudi tewas ketika pemberontak Houthi dan pasukan yang setia pada mantan presiden Yaman Ali Abdullah Saleh, menyerang distrik Jazan dan Najran di perbatasan Saudi. Pasukan loyalis Saleh tersebut bersekutu dengan Houthi untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Yaman Abedrabbo Mansour Hadi.
Menurut koalisi Saudi, dalam pertempuran ganas yang terjadi beberapa jam itu, puluhan warga Yaman yang tinggal di wilayah perbatasan tersebut juga tewas.
(ita/ita)











































