Warga Texas Serukan Polisi yang Banting ABG Berbikini Dipecat

Warga Texas Serukan Polisi yang Banting ABG Berbikini Dipecat

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 09 Jun 2015 10:56 WIB
Warga Texas Serukan Polisi yang Banting ABG Berbikini Dipecat
Unjuk rasa di Texas (Reuters)
Texas - Ratusan warga menggelar unjuk rasa di kota McKinney, Texas, Amerika Serikat untuk menyerukan pemecatan polisi yang membanting remaja putri berbikini. Polisi ini juga menodongkan pistolnya kepada remaja-remaja yang hadir dalam acara pesta di kolam renang setempat.

Kopral Eric Casebolt dari kepolisian McKinney telah dikenai cuti administratif, sementara penyelidikan soal cara polisi merespons gangguan yang terjadi pada pada Jumat (5/6) lalu tengah dilakukan. Demikian seperti dilansir Reuters, Selasa (9/6/2015).

Dalam insiden tersebut, polisi berusaha membubarkan para remaja yang ikut dalam acara pesta kolam renang di kota McKinney yang berjarak 48 kilometer dari Dallas. Pesta itu dilaporkan warga setempat sebagai gangguan ketertiban umum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun cara polisi yang terkesan brutal dalam menangani para remaja itu dianggap berbau rasial, karena sebagian besar remaja yang hadir merupakan remaja kulit hitam. Kebrutalan polisi dalam menangani para ABG di pesta itu terekam kamera amatir dan diunggah ke situs berbagi video, YouTube.

Dalam video berdurasi 7 menit tersebut, terlihat bagaimana insiden ini berawal. Polisi memerintahkan para ABG yang hadir untuk membubarkan diri dan meninggalkan pesta, namun sebagian besar remaja itu menolak.

Casebolt, polisi berkulit putih itu terlihat meneriakkan kata-kata kasar terhadap remaja kulit hitam yang hadir di pesta tersebut. Dia juga mendorong seorang remaja putri dan sempat menodongkan pistolnya ke arah beberapa remaja kulit hitam. Yang paling parah, Casebolt membanting seorang remaja putri yang hanya mengenakan bikini dan mengamankannya di tanah.

"Kami menginginkan agar polisi itu dipecat dan dijerat dakwaan menyerang remaja," tutur Dominique Alexander yang merupakan Presiden Jaringan Aksi Generasi Masa Depan, yang menyelenggarakan unjuk rasa ini.

Sekitar 800 orang ikut serta dalam unjuk rasa damai ini, sambil membawa poster maupun spanduk yang berisi tuntutan untuk mengakhiri kebrutalan polisi dan menyerukan agar polisi bertanggung jawab atas perbuatan mereka (nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads