Bulan lalu, operasi pencarian dan penyelamatan telah dihentikan di desa Langtang, sekitar 60 km sebelah utara Kathmandu. Ini dilakukan setelah longsor salju kembali terjadi dan menguburkan 128 jasad yang sudah ditemukan, dan membahayakan tim penyelamat.
Namun tentara dari unit tanggap bencana melanjutkan pencarian setelah risiko longsor salju mereda. Militer pun mengevakuasi 53 jasad termasuk tiga pendaki asing pada akhir pekan. Demikian disampaikan militer seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (8/6/2015).
"Masih membingungkan apakah 53 jasad ini semuanya baru atau juga termasuk mereka yang terkubur kembali oleh longsoran salju setelah ditemukan sebelumnya," ujar juri bicara militer, Brigjen Jagadish Chandra Pokharel.
Menurut Uddhav Bhattarai, birokrat paling senior dari distrik Rasuwa di mana desa Langtang terletak, sejumlah tentara yang bergabung dengan polisi dan penduduk desa, saat ini sedang mencari lebih dari 12 pendaki yang masih dinyatakan hilang sejak gempa 25 April lalu.
Rasuwa yang berbatasan Tibet, merupakan salah satu daerah yang paling parah terkena gempa bumi pada 25 April dan gempa susulan pada 12 Mei lalu. Secara keseluruhan, 8.773 orang dilaporkan tewas dalam dua peristiwa gempa tersebut.
Β
(ita/ita)











































