Kakek tersebut telah menderita pneumonia ketika dirinya dipastikan tertular virus MERS dari pasien lain di sebuah rumah sakit. Demikian disampaikan pejabat-pejabat Korsel seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (8/6/2015).
Sejauh ini, 87 orang dilaporkan menderita infeksi MERS di Korsel. Kasus MERS pertama kali dilaporkan muncul di Korsel pada 20 Mei lalu. Wabah MERS yang melanda negeri itu merupakan yang terbesar di luar Timur Tengah, hingga menimbulkan kekhawatiran publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban meninggal pertama kasus MERS tercatat pada Juni 2012 di Arab Saudi. Virus ini berasal dari keluarga koronavirus yang mencakup virus flu dan SARS, dan dapat menyebabkan demam, gangguan pernapasan, pneumonia dan gagal ginjal.
Berdasarkan data ECDC, terdapat 1.167 kasus MERS di seluruh dunia. Lebih dari 450 orang di antara mereka telah meninggal.
(ita/ita)











































