Belum diketahui penyebab kebakaran di lantai 14 dari gedung apartemen berlantai 21 tersebut. Namun beredar laporan, kebakaran disebabkan oleh gangguan listrik di salah satu unit pendingin ruangan (AC). Otoritas setempat tengah menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi pada Sabtu, 6 Juni malam waktu setempat itu.
"Kami telah mengkonfirmasi tujuh korban jiwa. Setidaknya 25 orang lainnya luka-luka dan tengah menjalani perawatan di berbagai rumah sakit," ujar seorang petugas di ruang kendali dinas pemadam kebakaran Mumbai, seperti dikutip AFP, Minggu (7/6/2015).
Dari 7 korban jiwa, 3 di antaranya tewas setelah mereka mencoba menggunakan lift untuk kabur dari si jago merah.
"Kami menyelamatkan lima orang dari satu keluarga dari salah satu flat yang terbakar. Lebih dari 20 orang dari gedung tersebut berhasil diselamatkan," ujar petugas pemadam kebakaran P.S. Rahangdale kepada harian Hindustan Times.
Insiden ini terjadi nyaris sebulan setelah empat petugas senior dinas pemadam kebakaran tewas dalam kebakaran di Mumbai.
Kota Mumbai juga kerap dilanda insiden runtuhnya gedung bertingkat, termasuk insiden pada April 2013 yang menewaskan 74 orang. Rangkaian kejadian itu menekankan buruknya metode konstruksi dan rendahnya standar material di tengah melonjaknya permintaan untuk perumahan di kota tersebut.
(ita/ita)










































