Kapal Pesiar China Tenggelam, Sudah 406 Jasad Ditemukan

Kapal Pesiar China Tenggelam, Sudah 406 Jasad Ditemukan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Minggu, 07 Jun 2015 11:41 WIB
Kapal Pesiar China Tenggelam, Sudah 406 Jasad Ditemukan
Foto
Beijing, - Jasad demi jasad terus ditemukan menyusul musibah tenggelamnya kapal pesiar China di Sungai Yangtze, China. Hingga hari ini, sudah 406 jasad penumpang yang ditemukan dan kurang dari 40 orang lainnya masih belum ditemukan.

Hanya 14 orang yang selamat dalam tragedi kapal laut terburuk di China dalam kurun waktu 7 dekade tersebut. Mereka yang selamat termasuk kapten kapal yang mengangkut 456 orang saat insiden maut pada Senin, 1 Juni malam lalu.

Jumlah jasad yang ditemukan meningkat drastis setelah kapal pesiar 'Eastern Star' tersebut dibalikkan dan diangkat mulai Jumat, 5 Juni lalu. Seperti dilansir kantor berita Reuters, Minggu (7/6/2015), hari ini genap 7 hari sejak kapal tersebut terbalik dan tenggelam saat badai tornado langka melanda Jianli di provinsi Hubei.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sesuai tradisi China, hari ini merupakan waktu untuk mengenang para korban. Tayangan stasiun televisi pemerintah memperlihatkan para pejabat pemerintah dan petugas penyelamat berdiri menghadap kapal 'Eastern Star' dan menundukkan kepala mereka. Sementara kapal-kapal di sekitar membunyikan klakson kapal. Para anggota keluarga penumpang juga akan berkumpul di dekat Sungai Yangtze untuk seremoni mengenang para korban.

Lebih dari 1.400 orang anggota keluarga korban telah datang ke Jianli dan banyak dari mereka yang memprotes pemerintah karena kurangnya informasi atas tragedi ini. Bahkan pada Jumat (5/6) ada seorang anggota keluarga yang menangis dan berteriak-teriak di depan para wartawan dan mengatakan pemerintah China telah memperlakukan rakyatnya seperti musuh.

Pemerintah China telah berjanji tak akan ada yang ditutup-tutupi dalam penyelidikan atas tenggelamnya kapal pesiar tersebut. Polisi telah menahan sang kapten dan kepala teknisi untuk diinterogasi. Hasil penyelidikan awal menunjukkan, kapal tidak kelebihan muatan dan memiliki cukup jaket pelampung untuk seluruh penumpang. (ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini