Penembakan tersebut terjadi di wilayah Pashtunabad, daerah berpenghasilan rendah di pinggiran Quetta, ibu kota provinsi Baluchistan.
"Empat orang bersenjata di dua sepeda motor menyemburkan peluru pada kendaraan polisi dan empat polisi tewas," kata pejabat senior polisi Abul Razzaq Cheema seperti dilansir AFP, Sabtu (6/6/2015).
Pejabat senior polisi Aitzaz Goraya juga mengkonfirmasi kebenaran insiden itu. Ia mengatakan penembakan brutal tersebut adalah tindakan terorisme.
Tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Tetapi kelompok separatis Baluch yang menuntut lebih otonomi dan kontrol atas gas dan sumber daya mineral di provinsi ini telah sering menjadikan pasukan keamanan dan polisi sebagai sasaran serangan selama bertahun-tahun.
Perdana Menteri Nawaz Sharif dalam pernyataannya mengutuk keras pembunuhan tersebut. Ia menegaskan bahwa insiden tersebut tidak akan dapat melemahkan tekad pemerintah dalam menghilangkan ancaman terorisme dan ekstrimisme.
Baluchistan adalah provinsi yang berbatasan dengan Iran dan Afghanistan. Provinsi ini diketahui juga terbelah oleh perselisihan sektarian dan kekerasan Islam.
Baluchistan yang kaya sumber daya adalah yang terbesar dari empat provinsi Pakistan, tapi sekitar tujuh juta penduduk telah lama mengeluhkan mereka tidak menerima bagian yang adil dari gas dan mineral kekayaan.
(bar/mad)











































