Rusia Beberkan Identitas Saksi Mata Kunci Seputar Jatuhnya Pesawat MH17

Rusia Beberkan Identitas Saksi Mata Kunci Seputar Jatuhnya Pesawat MH17

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 05 Jun 2015 14:48 WIB
Rusia Beberkan Identitas Saksi Mata Kunci Seputar Jatuhnya Pesawat MH17
paspor Agapov (RT.com)
Moskow, - Rusia dan Ukraina selama ini saling tuding sebagai pelaku serangan rudal yang menjatuhkan pesawat Malaysia Airlines MH17 di Ukraina timur. Namun Rusia kini membeberkan identitas saksi mata kunci guna membuktikan bahwa Ukraina berada di balik tragedi MH17.

Menurut komite investigasi Rusia, seorang mekanik persenjataan aviasi Ukraina secara sukarela menyeberang ke perbatasan Rusia dan menyampaikan keinginan untuk bekerja sama dalam penyelidikan Rusia.

Juru bicara Komite Investigasi Rusia Vladimir Markin mengatakan, pihaknya memutuskan untuk mengungkapkan identitas saksi mata tersebut, dikarenakan sejumlah media terus meragukan kebenaran adanya saksi mata itu.

Saksi kunci tersebut diidentifikasi sebagai Evgeni Agapov. Pria yang bekerja di Angkatan Udara Ukraina itu, kini berada di bawah perlindungan pemerintah Rusia, setelah secara sukarela menyampaikan informasi mengenai kejadian seputar jatuhnya MH17, yang menewaskan 298 orang.

Menurut Agapov, salah seorang pilot jet tempur Ukraina secara tak sengaja telah melepaskan rudal karena mengira pesawat MH17 sebagai pesawat musuh.

"Saksi mata itu mengatakan pada kami bahwa pilot (Ukraina) itu syok, bingung (setelah salah tembak)," demikian disampaikan Komite Investigasi Rusia seperti dilansir News.com.au, Jumat (5/6/2015).

Komite Investigasi Rusia pun merilis foto paspor Agapov guna menguatkan bukti keberadaan saksi mata kunci tersebut.

Pesawat Malaysia Airlines MH17 jatuh di wilayah Donetsk, Ukraina timur pada 17 Juli 2014, saat dalam perjalanan dari Amsterdam, Belanda menuju Kuala Lumpur, Malaysia. Di wilayah tersebut hingga saat ini terus berkecamuk pertempuran antara para pemberontak pro-Rusia dan militer Ukraina.

(ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini