Juru bicara brigade pemadam kebakaran Ghana, Prince Billy Anaglate mengatakan pada radio JOYFM, ledakan disebabkan oleh kebakaran yang terjadi di terminal truk yang berada di dekat pom bensin tersebut.
Api kemudian menyebar ke pom bensin dan gedung-gedung lain. Dikatakan Anaglate seperti dilansir Reuters, Kamis (4/6/2015), jumlah korban jiwa sebanyak 78 orang.
Insiden maut itu terjadi di Accra, ibukota Ghana pada Rabu, 3 Juni sekitar pukul 22.00 waktu setempat.
Para petugas pemadam kebakaran berupaya menjinakkan si jago merah selama berjam-jam. Api baru berhasil dipadamkan pada Kamis (4/6) dini hari waktu setempat. Polisi dan tentara pun ikut dikerahkan untuk menolong orang-orang yang terjebak dalam insiden itu.
Saat kejadian, banyak orang tengah berteduh di pom bensin tersebut dari hujan deras yang terus mengguyur Accra. Banjir akibat hujan lebat selama berjam-jam, bahkan merendam gedung-gedung dan kendaraan di ibukota Ghana tersebut pada Rabu, 3 Juni waktu setempat.
(ita/ita)











































