Adalah putra Kennedy yang pertama kali melihat rembesan darah di dinding apartemen mereka di Oklahoma, Amerika Serikat.
"Dia bilang, 'ayah, apa itu yang keluar dari dinding?" ujar Kennedy menirukan ucapan anak laki-lakinya kepada media lokal, KOCO dan dilansir News.com.au, Kamis (4/6/2015).
"Saya pun mengambil spons dan mengusapnya, namun begitu saya mengusapnya, itu mulai keluar lagi," ujar Kennedy.
Ketika terus dibersihkan dengan spons namun darah tetap merembes keluar, Kennedy pun memutuskan untuk menghubungi polisi.
Polisi kemudian melakukan pemeriksaan hingga akhirnya mendapati temuan mengerikan. Cairan berwarna merah tersebut ternyata adalah darah tetangga Kennedy yang merembes di dinding apartemennya. Polisi menemukan pria yang tinggal bersebelahan dengan Kennedy tersebut sudah tewas.
"Polisi bilang dia sepertinya terjatuh dan kepalanya terbentur ke dinding," tutur Kennedy kepada KOCO.
Hasil pemeriksaan menunjukkan pria tersebut meninggal secara wajar. Kasus itu pun kini ditutup. Sedangkan Kennedy dan keluarganya memilih pindah ke unit apartemen lain di kompleks tersebut.
(ita/ita)











































