Kapal Pesiar China Karam, Musibah Terburuk dalam 70 Tahun

Kapal Pesiar China Karam, Musibah Terburuk dalam 70 Tahun

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 03 Jun 2015 14:49 WIB
Kapal Pesiar China Karam, Musibah Terburuk dalam 70 Tahun
Foto: reuters
Beijing, - Lebih dari 400 orang belum ditemukan menyusul karamnya kapal pesiar China di perairan Sungai Yangtze. Musibah ini merupakan kecelakaan kapal terburuk di China dalam hampir 70 tahun.

Menurut media pemerintah China seperti dilansir Reuters, Rabu (3/6/2015), ini merupakan musibah kapal terburuk di negeri itu dalam waktu nyaris 7 dekade ini. Sebelumnya pada tahun 1948, kapal Kiangya meledak di Sungao Huangpu dan menewaskan lebih dari 1.000 orang.

Terakhir kali, kecelakaan maritim besar di Asia Timur terjadi di Korea Selatan (Korsel) tahun lalu. Saat itu, kapal feri yang mengangkut para pelajar tenggelam dan menewaskan 304 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapal pesiar bernama Dongfangzhixing, atau dalam bahasa Indonesia berarti 'Bintang Timur' merupakan kapal pesiar bertingkat empat. Kapal itu mengangkut 405 penumpang asal Cina, lima karyawan biro perjalanan, dan 47 awak. Para penumpang sebagian besar turis berusia 50 tahun hingga 80 tahun. Kapal tersebut tenggelam setelah dihantam badai pada Senin, 1 Juni malam waktu setempat.

Menurut Stasiun televisi China, CCTV, sejauh ini 18 jasad telah ditemukan. Sementara baru 14 orang yang berhasil diselamatkan dalam musibah ini. Sebagian besar penumpang adalah para turis China lanjut usia.

Kapal tersebut bertolak dari Kota Nanjing di bagian timur Cina menuju Kota Chongqing di bagian barat daya Cina yang berjarak 1.500 kilometer. Namun, baru separuh perjalanan, tepatnya di Distrik Jianli, kapal itu karam setelah dihantam badai.

CCTV menyebutkan kapal itu dimiliki Chongqing Eastern Shipping Corporation yang mengoperasikan tur wisata Sungai Yangtze. (Rita Uli Hutapea/Rita Uli Hutapea)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads