Lebih dari 400 Orang Hilang, Keluarga Berharap Ada Keajaiban

Kapal Pesiar China Tenggelam

Lebih dari 400 Orang Hilang, Keluarga Berharap Ada Keajaiban

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 03 Jun 2015 13:13 WIB
Lebih dari 400 Orang Hilang, Keluarga Berharap Ada Keajaiban
foto: China Foto Press
Beijing, - Upaya pencarian terus dilakukan untuk menemukan lebih dari 400 orang yang masih hilang menyusul tenggelamnya kapal pesiar China di perairan Sungai Yangtze, China. Keluarga para penumpang berharap ada keajaiban sehingga anggota keluarga mereka bisa ditemukan selamat.

Kapal pesiar bernama Dongfangzhixing, atau dalam bahasa Indonesia berarti 'Bintang Timur' merupakan kapal pesiar bertingkat empat. Kapal itu mengangkut 405 penumpang asal Cina, lima karyawan biro perjalanan, dan 47 awak. Para penumpang sebagian besar turis berusia 50 tahun hingga 80 tahun. Kapal tersebut tenggelam setelah dihantam badai pada Senin, 1 Juni malam waktu setempat.

"Saya berharap ada keajaiban," ujar Tan Zhenxing, yang ayahnya bekerja di kapal pesiar itu seperti dikutip surat kabar China Daily dan dilansir AFP, Rabu (3/6/2015).

Pemerintah pun berjanji tak akan menyerah untuk menemukan seluruh penumpang. "Kita berpacu dengan waktu dalam pencarian ini. Itu terjadi tiba-tiba dan penyelamatan cukup sulit," kata Menteri Transportasi Yang Chuantang.

"Selama ada sedikit saja harapan, kita akan melakukan semua upaya dan tak akan pernah menyerah," tandasnya.

Para penyelam yang mencari para penumpang dihadapkan pada kondisi sulit, selain turunnya hujan.

"Air sungai di lokasi kecelakaan terjadi cukup berlumpur dan nyaris tak ada visibilitas," tutur Zhang Jianxin, pejabat departemen penyelamatan Kementerian Transportasi.

Menurut media pemerintah CCTV seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (3/6/2015), sejauh ini 18 jasad telah ditemukan. Sementara baru 14 orang yang berhasil diselamatkan dalam musibah ini. Sebagian besar penumpang adalah para turis China lanjut usia.

Kapal tersebut bertolak dari Kota Nanjing di bagian timur Cina menuju Kota Chongqing di bagian barat daya Cina yang berjarak 1.500 kilometer. Namun, baru separuh perjalanan, tepatnya di Distrik Jianli, kapal itu karam.

CCTV menyebutkan kapal itu dimiliki Chongqing Eastern Shipping Corporation yang mengoperasikan tur wisata Sungai Yangtze.

(Rita Uli Hutapea/Rita Uli Hutapea)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads