Arab Saudi Serang Gudang Senjata Houthi, 8 Warga Sipil Tewas

Arab Saudi Serang Gudang Senjata Houthi, 8 Warga Sipil Tewas

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 01 Jun 2015 16:35 WIB
Arab Saudi Serang Gudang Senjata Houthi, 8 Warga Sipil Tewas
Serangan Saudi picu ledakan di gudang senjata Houthi (Reuters)
Sanaa - Serangan udara koalisi Arab saudi mengenai gudang senjata milik pemberontak Syiah Houthi di Sanaa, Yaman. Sedikitnya 8 warga sipil tewas akibat serangan ini dan sekitar 20 orang lainnya mengalami luka-luka.

Saksi mata setempat, seperti dilansir AFP dan Reuters, Senin (1/6/2015), menuturkan bahwa serangan udara ini ditargetkan terhadap markas Houthi yang ada di Gunung Noqum, pinggiran Sanaa. Akibat serangan ini, amunisi dan serpihan logam berterbangan hingga ke kawasan permukiman warga.

Puing-puing dari ledakan bahkan dilaporkan jatuh hingga ke area sejauh 5 kilometer dari lokasi kejadian. Hal ini memicu eksodus warga setempat ke area yang lebih aman.

Koalisi Saudi terus melancarkan serangan udara terhadap berbagai posisi Houthi di wilayah utara, tengah dan selatan Yaman. Serangan udara terhadap Houthi ini dilakukan sejak Minggu (31/5) waktu setempat dan berlanjut hingga Senin (1/6).

Serangan di wilayah utara mengenai markas Houthi di Provinsi Saada yang berbatasan dengan Saudi, sedangkan serangan udara di wilayah selatan mengenai kota pelabuhan Aden, dekat Laut Arab.

Pada 12 Mei lalu, koalisi Saudi juga membombardir markas Houthi di Gunung Noqum. Serangan itu memicu ledakan besar yang menewaskan 69 warga sipil dan melukai 250 warga lainnya. Sedangkan pada 29 April, basis rudal Houthi terkena serangan koalisi Saudi dan menewaskan 38 orang, serta melukai 532 orang lainnya.

Sudah lebih dari 2 bulan ini, koalisi Saudi dan negara-negara Arab melancarkan serangan udara terhadap Houthi di Yaman. Tujuan utama serangan udara tersebut ialah mengembalikan kepemimpinan Presiden Abedrabbo Mansour Hadi yang kini mengasingkan diri di Riyadh, Saudi.

Saudi yang menganut Sunni juga khawatir bahwa Houthi akan menjadi perwakilan besar Iran, yang menganut Syiah, di wilayah Yaman. Iran sendiri merupakan musuh besar Saudi selama ini. Sejak September 2014 lalu, Houthi menguasai sebagian wilayah Yaman, termasuk ibukota Sanaa. (Novi Christiastuti/Nograhany Widhi Koesmawardhani)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini