Dilaporkan kantor berita Suriah, SANA dan dilansir AFP, Senin (1/6/2015), kebakaran dipicu oleh ranting pohon kering yang tersambar api. Kebakaran meluas hingga menjangkau tangki bahan bakar dan memicu ledakan dahsyat.
"Sedikitnya 27 orang tewas ... dan sedikitnya 30 orang menjalani perawatan medis atas luka bakar," demikian laporan SANA mengutip seorang dokter di lokasi kejadian.
Insiden ini menimpa klinik Maysalun di Kota Qamishli yang dikuasai Kurdi Suriah pada Minggu (31/5) waktu setempat. Akibat ledakan dan kebakaran ini, klinik tersebut mengalami kerusakan yang sangat parah.
Televisi nasional Suriah menyebut, sebagian besar korban tewas dalam kebakaran tersebut merupakan anak-anak. Namun tidak disebut lebih jelas jumlah anak-anak yang tewas dalam insiden ini.
Kota Qamishli terletak di Provinsi Hasakeh, dekat perbatasan Turki. Separuh bagian kota ini dikuasai oleh pasukan Kurdi dan separuhnya lagi dikuasai tentara Suriah yang setia pada Presiden Bashar al-Assad.
Selama konflik melanda Suriah sejak Maret 2011 lalu, kota Qamishli terlepas dari aksi kekerasan dan serangkaian serangan yang telah merenggut hingga 220 ribu nyawa di Suriah.
(Novi Christiastuti/Nograhany Widhi Koesmawardhani)











































