Laurent Rambaud (37) merasa frustrasi dengan maraknya pencurian di ladang jamur miliknya di wilayah Drome. Hingga akhirnya pada 20 Desember 2010, malam hari, Rambaud memeriksa langsung ke ladang miliknya sambil membawa senjata shotgun. Demikian seperti dilansir AFP, Sabtu (20/5/2015).
Saat itu, Rambaud memergoki Ernest Pardo (43) yang dikenal sebagai pemburu truffle dan sebelumnya pernah diadili atas pencurian. Pardo tengah berjalan dengan anjingnya saat malam di dekat ladang jamur Rambaud.
Rambaud mengira Pardo sebagai pelaku pencurian jamur miliknya, dan dia meyakini Pardo membawa senjata. Rambaud kemudian melepas dua kali tembakan ke arah Pardo, yang akhirnya menewaskan Pardo.
Jaksa Gilbert Emery yang menangani kasus ini menuntut hukuman 12 tahun penjara bagi Rambaud, dengan argumen bahwa Rambaud sepenuhnya menyadari tindakannya saat itu. Jaksa Emery juga menyebut Rambaud terobsesi membunuh pencuri jamur.
"Terobsesi mengejar (tersangka) pencuri jamur truffle, menangkapnya dan memusnahkannya," sebut jaksa Emery.
Namun pengadilan menurunkan dakwaan dari pembunuhan yang disengaja menjadi pembunuhan yang tidak sengaja, setelah pengadilan menyatakan bahwa penembakan yang dilakukan Rambaud tidak direncanakan. Pengacara Rambaud menyebut kliennya berusaha mempertahankan diri dalam kasus ini.
"Pria ini merasa dalam bahaya pada malam itu. Dia ketakutan," sebut pengacara Rambaud, Alain Fort dalam persidangan, sembari menyatakan bahwa banyak petani jamur lokal yang sering didatangi oleh pencuri bersenjata.
Rambaud yang menjabat presiden asosiasi petani jamur setempat dan juga relawan petugas pemadam kebakaran, berulang kali melaporkan adanya pencurian jamur di wilayahnya.
Jamur jenis truffle merupakan makanan lezat di Prancis, yang disebut sebagai 'berlian hitam' karena bernilai tinggi. Jamur truffle ditaksir berharga sekitar 1.000 Euro (Rp 14 juta) per kilo, selama masa liburan.
(Novi Christiastuti/Gagah Wijoseno)











































