Insiden penembakan itu terjadi di sebuah rumah di Virginia pada Senin, 25 Mei waktu setempat. Saat itu, bocah tersebut dan kedua orangtuanya berkunjung ke sebuah rumah di wilayah Virginia selatan. Ketika si anak berada seorang diri di kamar, dia menemukan senjata api di sebuah lemari hias.
Balita itu pun mengambil pistol tersebut dan menarik pelatuknya. Peluru pun mengenai bagian kepalanya. Demikian diberitakan media lokal WWBT yang berafiliasi dengan NBC, seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (28/5/2015).
Saat itu, bocah dua tahun tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit di Richmond. Namun pada Rabu, 27 Mei waktu setempat, dia meninggal akibat luka tembak yang dideritanya.
Kepolisian setempat tengah melakukan penyelidikan atas insiden tragis ini.
Kecelakaan senjata api seperti ini kerap terjadi di Amerika Serikat. Menurut kelompok advokasi pengendalian senjata, Moms Demand Action For Gun Sense in America, sekitar 100 anak-anak di bawah usia 17 tahun tewas setiap tahun di AS dalam kecelakaan senjata api.
(Rita Uli Hutapea/Rita Uli Hutapea)










































