Hal ini disampaikan Mayjen Qassem Soleimani, yang memimpin pasukan elite paramiliter Iran, Pasukan Quds, yang bertanggung jawab atas perlindungan kepentingan Iran di luar negeri. Jenderal Iran ini merupakan wajah familiar di medan-medan tempur Irak dalam memerangi kelompok ISIS.
"Saat ini, dalam perang melawan fenomena berbahaya ini, tak seorang pun yang hadir kecuali Iran," demikian kantor berita Tasnim mengutip Soleimani seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (25/5/2015).
Dikatakan Soleimani, Iran harus membantu negara-negara yang menderita di tangan ISIS.
"Obama belum melakukan satu hal pun sejauh ini untuk memerangi Daesh: bukankah itu menunjukkan tak ada keinginan di Amerika untuk memeranginya," ujar Soleimani. Daesh merupakan istilah bahasa Arab untuk ISIS.
Β
"Bagaimana Amerika mengklaim melindungi pemerintah Irak, ketika beberapa kilometer di Ramadi, pembunuhan dan kejahatan perang terjadi dan mereka tak melakukan apapun?" cetusnya.
Pemerintah AS dan negara-negara lain telah melancarkan serangan-serangan udara terhadap kelompok ISIS di Irak. Namun sejumlah pihak menganggap serangan udara tersebut tidak efektif untuk melumpuhkan ISIS yang terus merajalela. Beberapa anggota parlemen AS pun menyerukan pengerahan pasukan darat AS untuk memerangi ISIS.
(Rita Uli Hutapea/Rita Uli Hutapea)











































