Para ilmuwan menyatakan tak ada risiko tsunami dari gempa ini. Gempa ini berkekuatan 5,3 Skala Richter (SR) menurut badan Survei Geologi Amerika Serikat, USGS. Sebelumnya, Badan Meterologi Jepang menyatakan gempa berkekuatan 5,6 SR.
Seperti diberitakan AFP, Senin (25/5/2015), dua landasan di Bandara Narita sempat ditutup, sehingga para petugas bisa memeriksa jika ada kerusakan yang ditimbulkan. Setelah diperiksa, tidak ditemukan kerusakan akibat gempa.
Menurut USGS, pusat gempa berada sekitar 34 kilometer sebelah utara Tokyo, salah satu wilayah paling padat penduduknya di dunia. Menurut media NHK, getaran gempa yang terjadi pada kedalaman 35 kilometer itu dirasakan di banyak daerah di Tokyo.
Sejauh ini belum ada laporan kerusakan maupun korban luka akibat gempa ini. Sebelumnya pada tahun 2011, gempa dahsyat berkekuatan 9 SR meluluh-lantakkan Jepang hingga menimbulkan tsunami mematikan. Lebih dari 18 ribu orang tewas.
(Rita Uli Hutapea/Rita Uli Hutapea)











































