Sebelumnya, bom-bom panci presto digunakan pada saat event Boston Marathon pada April 2013 lalu. Tiga orang tewas dan lebih dari 250 orang lainnya luka-luka dalam serangan bom itu.
Para polisi Capitol AS yang tengah melakukan patroli rutin, menemukan kendaraan mencurigakan tersebut di jalan 3rd Street di sebelah barat gedung Capitol pada Minggu, 24 Mei sore waktu setempat.
Demikian disampaikan juru bicara kepolisian Capitol, Letnan Kimberly Schneider seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (25/5/2015). Di dalam mobil ditemukan panci presto tersebut dan juga tercium bau bensin.
Dikatakan Schneider, dalam insiden ini, Unit Bahan Peledak Kepolisian Capitol menutup jalan-jalan di sekitar Capitol. Ditambahkannya, tim penjinak bahan peledak kemudian menghancurkan beberapa benda mencurigakan di dalam mobil itu, termasuk panci presto tersebut.
Setelah meledakkan benda tersebut, polisi kemudian memeriksa lagi kendaraan tersebut dengan teliti. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan benda-benda berbahaya.
Polisi kemudian menemukan seorang pria pemilik mobil yang diidentifikasi sebagai Israel Shimeles dari kota Alexandria, Virginia, tak jauh dari Washington DC. Shimeles pun ditahan dan diperiksa di kantor kepolisian.
(Rita Uli Hutapea/Rita Uli Hutapea)











































