Hwang Kyo-Ahn (58) ditunjuk menjadi PM baru untuk menggantikan Lee Wan-Koo, yang terlibat dalam skandal penyuapan besar dan terpaksa mundur pada April lalu setelah baru menjabat dua bulan saja.
Sebagai mantan jaksa, Hwang yang telah dua tahun ini menjadi menteri kehakiman, dianggap cocok untuk melaksanakan janji Preesiden Park atas upaya antikorupsi.
Demikian disampaikan juru bicara kepresidenan Kim Sung-Woo kepada para wartawan di Seoul seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (21/5/2015).
"Kami yakin dia orang yang tepat untuk memberantas korupsi yang marak di masyarakat kita dan melaksanakan reformasi politik untuk membangun Korea yang baru," tutur Kim.
Organisasi Transparency International pada tahun 2014 menempatkan Korsel di posisi ke-43 dari 175 negara paling sedikit korupsinya.
Di Korsel, posisi PM umumnya hanya bersifat simbolis karena kekuasaan berpusat pada presiden.
(Rita Uli Hutapea/Rita Uli Hutapea)











































