Paus Fransiskus bertemu dengan Presiden Abbas di Vatikan pada Sabtu (16/5) lalu. Saat itu, Paus menggunakan sebutan tersebut saat menyambut Presiden Abbas dengan memberikan medali perunggu, yang merupakan hadiah bagi setiap pemimpin negara yang berkunjung ke Vatikan
Saat menemui Abbas, seperti dilansir Reuters, Rabu (20/5/2015), Paus dari Argentina ini menyebut hadiah medali ini merupakan hadiah yang tepat bagi Abbas.
"Anda seperti malaikat perdamaian," sebut Paus Fransiskus dalam bahasa Italia, seperti dilaporkan beberapa wartawan yang hadir dalam pertemuan itu.
Juru bicara Vatikan, Federico Lombardi mengaku dirinya tidak mendengar langsung pernyataan Paus soal Abbas tersebut. Namun Lombardi berusaha menjelaskan bahwa pernyataan Paus Fransiskus itu tidak dimaksudkan untuk menyinggung pihak lain.
"Jelas bahwa tidak ada niat untuk menyinggung siapapun," ucap Lombardi kepada Reuters.
"Dalam kasus apapun, rasa untuk mendorong komitmen perdamaian sangatlah jelas dan saya yakin bahwa hadiah itu melambangkan malaikat perdamaian yang dibuat oleh Paus, dengan maksud yang sama baiknya seperti memberikan hadiah yang sama kepada presiden-presiden sebelumnya, tidak hanya kepada Abbas," terang Lombardi.
Lombardi juga menyebut bahwa Paus telah menjelaskan pentingnya hadiah medali itu bagi setiap pemimpin negara yang menerimanya. Kata-kata 'malaikat' yang disampaikan, menurut Lombardi, ialah dalam konteks 'pembawa pesan'.
Pertemuan antara Paus Fransiskus dengan Presiden Abbas ini, terjadi selang beberapa hari setelah Vatikan mengakui secara resmi Palestina sebagai negara. Pengakuan ini menuai kekecewaan Israel yang masih menduduki wilayah Palestina.
Di Vatikan, Presiden Abbas juga menghadiri upacara canonisation, semacam penobatan pada Minggu (17/5), di mana Paus Fransiskus menobatkan dua biarawati Palestina.
(Novi Christiastuti Adiputri/Rita Uli Hutapea)










































