Tanah longsor ini menghancurkan rumah-rumah dan sejumlah orang dilaporkan hilang dalam bencana alam ini. Unit bencana nasional menyatakan seperti dilansir Reuters, Selasa (19/5/2015), 52 orang tewas dan 37 orang lainnya harus dirawat karena mengalami luka-luka.
Foto-foto yang dirilis Angkatan Udara Kolombia dan tayangan televisi memperlihatkan, rumah-rumah dan jalan-jalan yang ditutupi lumpur dan puing-puing di kota Salgar, yang berada daerah pegunungan dekat Andes Kolombia.
Warga setempat terlihat menggali di antara reruntuhan untuk mencari korban yang mungkin tertimbun longsor.
"Kita tidak tahu berapa banyak orang yang hilang," tutur Presiden Juan Manuel Santos yang datang untuk meninjau langsung ke lokasi longsor.
Saat ini tim penyelamat, termasuk anjing-anjing pelacak terus bekerja di lokasi bencana untuk mencari sejumlah orang yang belum ditemukan.
(ita/ita)











































