Pukuli Wanita Hingga Tewas, 3 Polisi China Diadili

Pukuli Wanita Hingga Tewas, 3 Polisi China Diadili

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 18 Mei 2015 15:03 WIB
Pukuli Wanita Hingga Tewas, 3 Polisi China Diadili
Beijing, - Tiga polisi China hari ini diadili atas pemukulan seorang wanita hingga tewas. Kasus ini telah menuai kemarahan publik atas kekerasan yang dilakukan aparat penegak hukum.

Zhou Xiuyun (47) dipukuli polisi di lokasi konstruksi di Taiyuan pada Desember 2014 lalu. Saat itu, pekerja migran tersebut berusaha mencegah para polisi membawa suami dan putranya terkait keributan dengan petugas keamanan. Ketiganya kemudian dibawa ke kantor polisi setempat dan Zhou pun kembali dianiaya sementara suami dan putranya dipukuli. Zhou meninggal di rumah sakit keesokan harinya.

Rekaman video yang menunjukkan polisi Wang Wenjun menginjak-injak rambut Zhou yang tergeletak, beredar luas di internet sepekan kemudian, hingga memicu kemarahan publik.

Menurut media China Central Television, Wang hari ini diadili atas dakwaan melukai dengan sengaja dan penyalahgunaan kekuasaan dalam persidangan yang digelar di Taiyuan, ibukota provinsi Shanxi, China utara. Dua rekannya, Guo Tiewei didakwa atas penyalahgunaan kekuasaan dan Ren Haibo menghadapi dakwaan melukai dengan sengaja.

Kelompok-kelompok HAM kerap menuding kepolisian China membantu perusahaan atau pemerintahan lokal dalam kasus-kasus seperti sengketa buruh, penyitaan tanah dan pengusiran.

Kepolisian China dilaporkan kerap menggunakan kekerasan untuk mendapatkan pengakuan. Sementara pelanggaran yang dilakukan petugas manajemen kota, yang dikenal sebagai "chengguan" juga kerap memicu kemarahan publik.

Belum lama ini, seorang polisi menembak mati seorang pria yang berkelahi dengannya di provinsi Heilongjiang. Pada tahun 2013, seorang petani di provinsi Hunan dipukuli hingga tewas oleh enam chengguan karena menjual semangka di pinggir jalan tanpa izin.

(ita/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads