ISIS Rebut Ramadi di Irak Tetapi Gagal Kuasai Kota Kuno Palmyra

ISIS Rebut Ramadi di Irak Tetapi Gagal Kuasai Kota Kuno Palmyra

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Senin, 18 Mei 2015 07:33 WIB
ISIS Rebut Ramadi di Irak Tetapi Gagal Kuasai Kota Kuno Palmyra
Ramadi - ISIS berhasil merebut Kota Ramadi di Irak setelah menyerang kota itu selama beberapa hari. Kesuksesan ISIS di Irak tidak diikuti kesuksesan oleh kelompok ISIS yang berada di Suriah yang gagal merebut kota kuno Palmyra.

Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengatakan pasukan pemerintah akan segera kembali mengambil alih Ramadi. Al-Abadi mengatakan akan menggunakan serangan udara dan bantuan milisi Syiah.

Jatuhnya Ramadi ke tangan ISIS yang juga merupakan salah satu kita provinsi di Irak merupakan kemunduran besar bagi pemerintahan Irak setelah sempat merebut kembali wilayah itu pada Juni 2014 lalu.

Pihak ISIS mengatakan dalam sebuah postingan di internet, pihaknya telah memegang kendali di Ramadi. Seorang pejabat pemerintahan setempat mengkonfirmasi hal tersebut dan menyebut pusat operasi perintah pusat telah jatuh.

Serangan ke Ramadi ditandai oleh serangkaian serangan bom bunuh diri sebelum akhirnya ISIS berhasil mengibarkan bendera hitam mereka di kantor pusat pemerintahan. Ramadi berjarak sekitar 100 kilomoter Barat Baghdad.

Kemenangan di Ramadi Irak tidak sejalan dengan kelompok ISIS di Suriah. Mereka berhasil dipukul mundur keluar dari kota kuno Palymra oleh pasukan pemerintah. "Ini adalah serangan ISIS yang gagal," ujar Gubernur Provinsi Palmyra, Talal Barazi.

Kelompok pemantau HAM di SUriah mengatakan ISIS masih berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi situs arkeologi dan lokasi artefak yang sangat berharga. Hampir 300 orang tewas dalam empat hari pertempuran memperebutkan Palymra. 123 Berasal dari pasukan pemerintah, 115 dari pejuang ISIS dan 57 lainnya dari warga sipil.

(Muhammad Taufiqqurahman/Prins David Saut)


Berita Terkait