Tragis! ABG India dan Kekasihnya Dipukuli Hingga Tewas oleh Keluarganya

Tragis! ABG India dan Kekasihnya Dipukuli Hingga Tewas oleh Keluarganya

- detikNews
Jumat, 15 Mei 2015 17:51 WIB
Tragis! ABG India dan Kekasihnya Dipukuli Hingga Tewas oleh Keluarganya
Ilustrasi
New Delhi - Seorang remaja putri di India bersama kekasihnya yang jauh lebih tua tewas dipukuli oleh kerabatnya sendiri karena dianggap berzina. Tidak hanya dipukuli, jasad keduanya juga dibakar oleh kerabatnya yang marah atas hubungan terlarang keduanya.

Aksi pembunuhan semacam ini merupakan jenis kasus 'pembunuhan untuk kehormatan' yang masih marak terjadi di India. Kepolisian setempat berusaha untuk mencegah terjadi tindak main hakim sendiri semacam ini di wilayah India.

Seperti dilansir AFP, Jumat (15/5/2015), kedua korban diidentifikasi sebagai Parvati Devi yang masih berusia 15 tahun dan Jairam Manjhi yang berusia 25 tahun. Jairam juga diketahui telah menikah dengan wanita lain, namun dia tetap menjalin hubungan dengan Parvati.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala kepolisian distrik Gaya, Manu Maharaj menuturkan, pasangan beda usia ini dibawa ke hadapan dewan sesepuh desa oleh keluarga Parvati, setelah diketahui kawin lari dan hidup bersama di desa tetangga. Ketika keduanya menyangkal hubungan mereka, pihak keluarga langsung menyerang mereka.

Keduanya diserang dengan batu dan tongkat di hadapan warga desa di wilayah Bihar, hingga tewas. Majarah menuturkan, beberapa anggota keluarga korban telah ditangkap terkait kasus ini.

"Mereka (kerabat korban) menyerang pasangan itu dengan keji dan kemudian membakar jasad mereka di luar desa. Ada lebih dari 100 warga desa yang hadir ketika pasangan itu dihakimi massal," terang Maharaj.

"Tampaknya ini merupakan kasus pembunuhan demi kehormatan. Lebih dari 15 orang terlibat kasus ini," imbuhnya.

India memiliki banyak kasus serupa, di mana pasangan yang menjalin hubungan asmara tanpa izin keluarga seringkali menjadi korban. Praktik kekerasan dan pembunuhan semacam ini lebih banyak terjadi di wilayah pedesaan India.

Aksi keji semacam ini seringkali dilakukan dengan dalih untuk melindungi nama baik dan kehormatan keluarga. Meskipun sejak tahun 2011, Mahkamah Agung India mengatur bahwa tindak pembunuhan demi kehormatan keluarga bisa terancam hukuman mati.

(nvc/nwk)


Berita Terkait