KNKT AS: KA Anjlok di Philadelphia Kecepatannya 2 Kali yang Diizinkan

KNKT AS: KA Anjlok di Philadelphia Kecepatannya 2 Kali yang Diizinkan

- detikNews
Kamis, 14 Mei 2015 17:02 WIB
KNKT AS: KA Anjlok di Philadelphia Kecepatannya 2 Kali yang Diizinkan
(Foto: AFP)
Philadelphia - 2 Hari setelah kereta cepat Amtrak anjlok di Philadelphia-AS, National Transportation Safety Board (NTSB) alias KNKT-nya AS mengeluarkan penilaian pendahuluan. KA itu kecepatannya dua kali lipat lebih dari kecepatan yang diizinkan saat melewati tikungan.

Masinis melakukan pengereman mendadak saat kecepatan kereta mencapai lebih dari 100 mil per jam (160 km per jam). Kecepatan tersebut lebih dari dua kali lipat kecepatan yang diizinkan. Saat terguling, kereta sedang melintasi tikungan dan kecepatan yang diizinkan adalah sekitar 50 mil per jam (80 km per jam).

Pengereman darurat yang dilakukan masinis itu hanya memperlambat kereta dari 106 mil per jam menjadi 102 mil per jam (dari 170 km menjadi 164 km per jam) sebelum kereta itu tergelincir, demikian dilansir AFP, Kamis (14/5/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dibutuhkan waktu yang lama dan jarak yang cukup untuk mengurangi kecepatan kereta api," jelas pakar NTSB yang meneliti kecelakaan ini, Robert Sumwalt.

Namun, NTSB mengatakan bahwa hasil tersebut merupakan penilaian pendahuluan, dan butuh waktu untuk mencari penyebab kecelakan KA Amtrak 188 dengan rute Washington ke New York ini.

Pakar NTSB masih mencari bukti-bukti di lokasi kecelakaan. Sementara lokomotif dan gerbong sudah dievakuasi untuk diteliti. Informasi awal didapatkan NTSB dari 'kotak hitam' perekam data kereta.

Sumwalt menambahkan bahwa sistem pengendali kecepatan di jalur kereta antara Washington dan New York belum dipasang di lokasi kecelakaan.

"Kami merasa bahwa jika sistem itu (sistem pengendali kecepatan) sudah dipasang di jalur itu, mungkin kecelakaan ini tak akan terjadi," tuturnya.

Sumwalt dan timnya akan meneliti lokasi kecelakaan selama sepekan. "Misi kami adalah untuk menemukan, tidak hanya apa yang terjadi, tapi mengapa itu bisa terjadi, jadi kami bisa mencegah itu terjadi lagi," tandas dia.

Kereta cepat milik Amtrak, perusahaan kereta api nasional Amerika Serikat anjlok dan terguling di wilayah Philadelphia pada Selasa (12/5/2015) malam waktu setempat. Sedikitnya 5 orang tewas dan lebih dari 50 orang lainnya mengalami luka-luka akibat insiden ini.

Ada lebih dari 200 penumpang di dalam kereta Amtrak ini. Beberapa korban luka dilaporkan dalam kondisi kritis. Beberapa gerbong hancur dan terguling akibat insiden yang terjadi di kota Port Richmond, dekat Sungai Delaware.

(nwk/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads