Pria-pria bersenjata memberondong tembakan ke pertemuan para ulama di Provinsi Helmand, Afghanistan. Sedikitnya tujuh orang tewas dalam serangan bersenjata yang didalangi oleh militan Taliban ini.
Dewan Ulama, yang merupakan otoritas keagamaan tertinggi di negara tersebut, diserang setelah berulang kali menyerukan dukungan bagi militer Afghanistan yang tengah bertempur melawan militan Taliban.
"Pertemuan (ulama) tengah berlangsung ketika dua pria bersenjata dari Taliban melakukan serangan," terang pejabat kepolisian setempat, Jan Aqa seperti dilansir Reuters, Rabu (13/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu pelaku, sebut Aqa, tewas ditembak dan satu pelaku lainnya terlibat baku tembak dengan polisi setempat.
Militan Taliban Afghanistan yang lengser dari kekuasaannya pada tahun 2001 oleh militer Amerika Serikat, terus melancarkan serangan untuk menggulingkan pemerintah Afghanistan saat ini yang didukung oleh pemerintah AS. Taliban kian menggencarkan serangan ketika tentara-tentara asing mulai meninggalkan Afghanistan sejak akhir tahun 2014 lalu.
Dalam keterangannya, juru bicara Taliban, Qari Yousuf Ahmadi mengklaim pihaknya bertanggung jawab atas serangan tersebut. Ahmadi juga mengklaim bahwa serangan itu telah menewaskan 15 orang. Militan setempat memang kerap melebih-lebih jumlah korban tewas dalam serangan-serangan mereka.
Provinsi Helmand tergolong cukup sering menjadi lokasi berbagai serangan teror yang didalangi Taliban.
(nvc/ita)











































