Duh! Tentara Korsel Tembak Mati Rekannya Lalu Bunuh Diri

Duh! Tentara Korsel Tembak Mati Rekannya Lalu Bunuh Diri

- detikNews
Rabu, 13 Mei 2015 14:06 WIB
Duh! Tentara Korsel Tembak Mati Rekannya Lalu Bunuh Diri
Ilustrasi
Seoul - Seorang tentara Korea Selatan (Korsel) melakukan penembakan membabi-buta di markasnya hingga menewaskan satu rekan tentaranya dan melukai tiga tentara lainnya. Si tentara yang masuk pasukan cadangan ini, kemudian menembak mati dirinya.

Dalam pernyataannya, seperti dilansir Reuters, Rabu (13/5/2015), pejabat militer Korsel menyatakan tentara yang tidak disebut namanya ini, menodongkan senapan K-2 ke rekan sesama tentara saat pelatihan wajib di markas tentara cadangan di Seoul pada Rabu (13/5). Jaringan televisi Korsel, YTN hanya menyebut tentara ini berusia 24 tahun.

"Pihak militer masih menyelidiki insiden ini," tutur pejabat militer Korsel yang enggan disebut namanya ini.

Insiden ini diperkirakan akan semakin memicu pertanyaan terhadap aturan wajib militer, yang selama ini menuai kritikan atas kurangnya disiplin dalam beberapa unit yang kerap memicu serangan di kalangan tentara. Terutama yang mengalami masalah psikologi.

Korsel memiliki sistem wajib militer 2 tahun bagi seluruh warga pria dewasa di wilayahnya. Ini dikarenakan secara teknis, Korsel masih berperang dengan Korea Utara setelah Perang Korea tahun 1950-53 berakhir dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai.

Saat ini, militer Korsel memiliki sekitar 630 ribu tentara aktif, dengan lebih dari 300 ribu tentara di antaranya merupakan tentara wajib militer. Tentara-tentara ini harus selalu siap dalam menghadapi kemungkinan agresi Korut terhadap Korsel.

Sementara itu, insiden semacam ini sebenarnya cukup marak terjadi di Korsel dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya kasus penyiksaan fisik dan emosional yang berujung tewasnya seorang tentara di tangan rekan satu baraknya pada tahun 2014.

Kasus lainnya melibatkan seorang tentara Korsel, yang melemparkan sebuah granat dan menembak mati 5 rekannya saat ditugaskan di dekat perbatasan Korut.

(nvc/ita)


Berita Terkait