Gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter (SR) di Nepal pada Selasa (12/5) menewaskan puluhan orang. Berdasarkan informasi terkini, sebanyak 48 orang dinyatakan tewas.
"Sedikitnya 48 orang tewas dan lebih dari 1.100 orang terluka," ujar salah satu pejabat berwenang Nepal seperti dikutip AFP, Rabu (13/5/2015).
Gempa yang terjadi pukul 12.35, Selasa (12/5) waktu setempat ini telah membuat ratusan bangunan, termasuk tempat ibadah umat Hindu dan Budha rusak parah. Pusat gempa kali ini ada di antara Kathmandu dan Pegunungan Everest.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara terpisah, pihak otoritas India menyebut ada 5 korban tewas akibat gedung yang roboh saat gempa terjadi di Nepal. Sedangkan di Tibet, dilaporkan satu orang tewas tertimpa batu yang menimpa mobilnya, akibat gempa bumi di tersebut.
Reuters memberitakan sedikitnya 300 orang di beberapa wilayah Nepal mengalami luka-luka akibat gempa ini. Banyak gedung dan rumah warga yang roboh akibat gempa ini. Kebanyakan gedung-gedung di Nepal nyaris roboh akibat gempa 7,9 SR pada 25 April. Gempa kedua memperparah kondisi gedung-gedung yang hampir roboh tersebut.
Banyak warga Nepal masih berusaha memulihkan kehidupan mereka usai gempa 7,9 SR yang melanda pada 25 April lalu. Gempa itu tercatat sebagai gempa bumi terburuk dalam 80 tahun terakhir. Ratusan gedung, termasuk situs-situs kuno dan bersejarah di Nepal, hancur dan rusak.
(aws/fdn)











































