Militer Pakistan menerbangkan jasad-jasad dua Duta Besar (Dubes) dan dua istri Dubes, termasuk istri Dubes Indonesia ke Islamabad, ibukota Pakistan hari ini. Seremoni penerimaan jasad ini disiarkan langsung oleh stasiun televisi Pakistan.
Dubes Norwegia, Dubes Filipina dan istri Dubes Indonesia Heri Listyowati serta istri Dubes Malaysia tersebut meninggal dalam kecelakaan helikopter di wilayah Gilgit, Pakistan utara pada Jumat, 8 Mei.
Setibanya di Islamabad, seperti diberitakan kantor berita Reuters, Sabtu (9/5/2015), tentara-tentara Pakistan mengangkat peti-peti jenazah keluar dari pesawat. Peti jenazah tersebut kemudian diterima oleh barisan prajurit yang telah bersiap menyambut kedatangan jenazah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hery Sulistyowati meninggalkan dua orang putra. Putra pertama Pitra Amrullah yang sedang kuliah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Putra kedua Yoga Sulistyo Burhan tinggal Pakistan dan sekarang diterima di UGM.
Suami Heri, Dubes RI untuk Pakistan Burhan Muhammad mengalami luka-luka parah dalam kecelakaan helikopter militer tersebut. Kondisi Burhan saat ini kritis dengan luka-luka bakar mencapai 70 persen.
Pemerintah Pakistan menyatakan, kecelakaan heli Mi-17 buatan Rusia itu, diakibatkan masalah teknis saat pendaratan. Heli sempat menghantam sebuah sekolah sebelum kemudian terbakar.
(ita/ita)











































