Seorang polisi New York, Amerika Serikat, Brian Moore, tewas setelah ditembak kepalanya saat menjalankan tugas. Ribuan polisi yang datang dari seluruh negara bagian AS memberikan penghormatan terakhir pada pria 25 tahun tersebut.
Seperti dilansir reuters, Sabtu (9/5/2015), penghormatan terakhir kepada Moore diberikan di Gereja Katolik Roma St James, Long Island, sebelah timur Kota New York. Prosesi tersebut turut dihadiri oleh senator Charles Schumer, Wali Kota New York Bill de Blasio, Komisaris Polisi Willian Bratton dan puluhan pejabat lainnya.
"Brian Moore mendedikasikan hidupnya untuk melindungi kita semua. Dia memberikan apa yang disebut Presiden Lincoln sebagai pengabdian terakhir," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa bulan sebelum Moore, dua orang polisi New York, Wenjian Liu and Rafael Ramos, ditembak mati saat berpatroli menggunakan mobil di kawasan Brooklyn bulan Desember 2014 lalu. Sang pelaku bernama Ismaaiyl Brinsley yang akhirnya bunuh diri sempat memposting keinginannya di media sosial untuk membunuh anggota polisi sebagai bentuk balas dendam atas kematian pria kulit hitam oleh polisi.
Walaupun begitu, tak ada indikasi bahwa penembakan terhadap Moore memiliki motif yang sama dengan kedua polisi tersebut.
(rni/bar)











































