Dilansir AFP, Sabtu (9/5/2014) paus-paus mati itu ditemukan di daerah teluk Penas sebelah utara. Pejabat perikanan Chili mengatakan, paus itu panjangnya sekitar 10 meter (33 kaki).
Pejabat setempat mengidentifikasi mamalia ini sebagai paus Sei. Paus ini secara internasional dilindungi setelah hampir punah karena perburuan pada pertengahan abad ke-20.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data Wikipedia menyebut, paus Sei (Balaenoptera borealis) adalah spesies paus Balin. Ia merupakan anggota famili Balaenoptiidae terbesar ketiga setelah paus biru dan paus sirip. Paus ini dapat ditemukan di seluruh samudra di Dunia.
Paus Sei dewasa memiliki panjang 20 meter (66 kaki) dan berat lebih dari 45 ton. Paus Sei mengkonsumsi rata-rata 900 Kg (2.000 pon) makanan setiap hari.
(bar/rni)











































