Korut Ancam akan Serang Kapal Militer Korsel Kapan Saja

Korut Ancam akan Serang Kapal Militer Korsel Kapan Saja

- detikNews
Jumat, 08 Mei 2015 14:07 WIB
Korut Ancam akan Serang Kapal Militer Korsel Kapan Saja
Ilustrasi
Pyongyang - Militer Korea Utara (Korut) melontarkan ancaman bahwa pihaknya sewaktu-waktu bisa melancarkan serangan terhadap Angkatan Laut Korea Selatan (Korsel). Korut menuding militer Korsel telah melanggar wilayah perairan dengan memasuki pantai barat Semenanjung Korea.

Peringatan Korut ini muncul di saat musim memancing kepiting tahunan di negara tersebut, yang akan berlangsung hingga Juni mendatang di wilayah pantai barat Semenanjung Korea. Demikian seperti dilansir Reuters, Jumat (8/5/2015).

Angkatan Laut kedua negara juga terlibat bentrok pada musim yang sama pada tahun 1999 dan 2002 lalu, hingga menewaskan banyak pelaut dari kedua pihak. Pada Maret 2010 lalu, sebuah kapal militer Korsel terkena tembakan torpedo dan kandas di wilayah pantai barat hingga menewaskan 46 tentara. Korsel menyalahkan Korut atas serangan tersebut, meskipun Korut sendiri membantah terlibat.

"Sejak saat ini, akan ada serangan yang ditargetkan, tanpa adanya pengumuman terlebih dahulu terhadap kapal Angkatan Laut negara boneka (Korsel-red) yang melanggar perbatasan maritim militer kami di pantai barat, perairan panas," demikian disampaikan kantor berita Korut, KCNA mengutip sumber komando militer negara komunis tersebut.

Selama ini, Korut terus mempermasalahkan perbatasan maritimnya dengan Korsel, terutama di wilayah pantai barat. Korut menolak garis perbatasan Northern Limit Line yang ditetapkan sejak akhir Perang Korea tahun 1950-1953 lalu.

Dalam tudingannya melalui KCNA, Korut menyebut kapal militer Korsel melanggar wilayah perbatasan laut setiap hari, selama beberapa minggu terakhir. Bahkan KCNA menyebut aksi Korsel itu sebagai agresi militer.

KCNA menyebut, Korsel melakukan pelanggaran kedaulatan dengan dalih melakukan patroli terhadap kapal nelayan asing di perairan tersebut. Korsel memang secara rutin melakukan patroli di wilayah tersebut untuk menghentikan penangkapan ikan ilegal yang kerap dilakukan kapal China.

Menanggapi peringatan Korut, seorang pejabat Kantor Staf Gabungan Korsel menyebutnya sebagai ancaman gila dan menegaskan bahwa kapal militer Korsel tidak pernah melanggar batas maritim sejak akhir Perang Korea.

Secara terpisah, juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel, Kim Min-seok menyebut ancaman Korut itu didasarkan pada pemutarbalikan fakta. Kim juga mengingatkan Korut akan menyesal jika mengabaikan peringatan dan malah menyebar provokasi.

(nvc/ita)


Berita Terkait