Mahasiswi berusia 20 tahun terpilih menjadi anggota parlemen Inggris termuda semenjak tahun 1667. Mhairi Black berhasil meraih suara mayoritas mengalahkan kandidat senior dari Partai Buruh.
Seperti dilansir AFP, Jumat (8/5/2015), Black sebenarnya masih harus mengikuti ujian akhir di Universitas Glasgow. Namun gadis ini sudah bisa mempraktikkan ilmu politik yang didapatnya dari kuliah dalam tugas barunya sebagai anggota parlemen.
Black terpilih menjadi anggota parlemen baru dari partai pro-independen Partai Nasional Skotlandia (SNP) untuk wilayah Paisley and Renfrewshire South dalam pemilu yang digelar pada Kamis (7/5) waktu setempat. Black mengalahkan Douglas Alexander (47) yang pernah menjadi juru bicara Kementerian Luar Negeri Inggris dan ketua kampanye Partai Buruh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan bekerja untuk mengakhiri penghematan yang menyiksa warga, baik di wilayah utara maupun selatan perbatasan," tegas Black dalam pidatonya.
Black tumbuh besar di keluarga yang mendukung Partai Buruh, seperti kebanyakan warga Skotlandia lainnya. Namun ketika beranjak dewasa, Black beralih ke partai kiri-tengah dan semakin menjauh dari kalangan Partai Buruh yang didukung keluarganya.
Penghitungan exit poll menyebut bahwa SNP, partai yang menaungi Black, akan meraih suara cukup besar. Bahkan sebanyak 59 kursi parlemen untuk wilayah Skotlandia, semuanya direbut oleh kandidat SNP dari Partai Buruh.
(nvc/ita)










































