Seorang polisi New York, Amerika Serikat yang ditembak di bagian kepala akhirnya meninggal dunia. Polisi berusia 25 tahun ini merupakan polisi kelima AS dalam lima bulan terakhir, yang tewas saat menjalankan tugasnya.
Brian Moore dalam kondisi kritis di rumah sakit sejak akhir pekan lalu, setelah terkena tembakan saat mengejar tersangka bernama Demetrius Blackwell (35) di wilayah Queens, New York City. Blackwell diburu polisi karena terjerat dakwaan kepemilikan senjata.
Moore dan seorang rekannya tengah berada di dalam mobil polisi, ketika hendak menanyai Blackwell yang tiba-tiba mengeluarkan senjata dan menembak ke arah polisi. Beberapa tembakan mengenai mobil polisi, namun ada tembakan yang tepat mengenai kepala Moore.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang-orang di kota ini harus mengheningkan cipta sejenak pada sore ini, hanya untuk menghormati pria muda yang mengambil sumpah 4,5 tahun lalu untuk menjaga warga kota ini tetap aman," ucap Kepala Kepolisian New York, James O'Nneill.
"Itulah yang sedang dia lakukan ketika dia dibunuh dengan brutal beberapa hari lalu," imbuhnya.
Secara terpisah, Komisioner Polisi Bill Bratton menyatakan, jaksa wilayah Queens akan menjeratkan dakwaan pembunuhan kepada Blackwell yang kini ada dalam penahanan kepolisian setempat. Moore merupakan polisi New York pertama yang tewas saat menjalankan tugasnya, setelah dua polisi lainnya yang tewas pada Desember 2014 lalu.
Dalam konferensi pers, Bratton menyinggung soal perspektifnya terhadap kekerasan terhadap polisi, di tengah maraknya aksi protes terhadap kebrutalan polisi di beberapa wilayah AS.
"Anda harus kembali pada akhir tahun 60-an hingga awal tahun 70-an untuk melihat bahwa saat itu terdapat banyak sentimen antipolisi di negara ini. Ini merupakan masa-masa yang aneh," sebutnya.
(nvc/ita)











































