Sekitar 250 orang dikhawatirkan hilang setelah longsor salju melanda desa di kawasan Taman Nasional Langtang pada Selasa (28/4), selang 4 hari setelah gempa meluluhlantakkan Nepal pada Sabtu (25/4) lalu. Demikian seperti dilansir Reuters, Kamis (30/4/2015).
Akhirnya tim penyelamat berhasil menemukan lokasi ratusan orang yang hilang tersebut. Kementerian Dalam Negeri Nepal menyatakan, korban hilang berhasil dievakuasi dengan selamat via udara.
Namun, lanjut Kementerian Dalam Negeri Nepal, tim menemukan dua jasad di area evakuasi. Keduanya diyakini merupakan wisatawan asing yang tengah mengikuti trekking di lokasi tersebut. Namun kewarganegaraan kedua korban tewas itu belum diketahui.
Kementerian Dalam Negeri Nepal hanya menyatakan, upaya penyelamatan bagi korban hilang telah selesai dilakukan.
Para pendaki yang terjebak di kawasan Langtang sebagian besar berasal Israel. Ketika hendak dievakuasi, mereka sempat berebut makanan dan tempat di helikopter.
Disebutkan bahwa para pendaki asing tersebut ditolak untuk bernaung di pengungsian oleh warga lokal. Namun di sisi lain, mereka juga tidak bisa kembali ke kota karena jalanan dan jalur pendakian tertutup longsor dan tidak bisa dilalui. Beberapa guest house setempat yang rusak akibat gempa bumi, tidak menerima pengunjung.
"Kami sedang duduk di dalam tenda ketika tiba-tiba ada bongkahan es menimpa," tutur salah satu pendaki asal Israel, Lily Milkovich kepada Reuters.
"Beberapa menit kemudian kami menemukan bahwa beberapa teman kami terkubur salju. Begitu kami merasa aman untuk membantu mereka, kami mulai menarik mereka keluar," imbuhnya.
Milkovich mengaku bahwa memang terjadi aksi saling rebutan untuk masuk ke dalam helikopter. Namun ketegangan segera mencair setelah semua orang mengetahui bahwa helikopter akan mengevakuasi semuanya hingga selesai.
Gubernur setempat, Uddhav Bhattarai menuturkan, ada 100 orang dievakuasi via udara pada Rabu (29/4) pagi dan sisanya sebanyak 125 orang akan dievakuasi segera. Helikopter Israel, lanjut Bhattarai, menyelamatkan warganya terlebih dahulu sebelum mengevakuasi warga negara lain.
Selain di wilayah Langtang, salju longsor juga terjadi di Mount Everest akibat gempa dan menewaskan 18 orang, yang sebagian besar pendaki asing.
(nvc/ita)











































