Dalam pernyataannya, seperti dilansir media Inggris, Daily Mail, Rabu (29/4/2015), Angkatan Udara AS membenarkan, pesawat jenis Boeing KC-135R Stratotanker ini telah mendarat di pangkalan militer Inggris, RAF Mildenhall yang terletak di dekat Suffolk, East Anglia.
Pesawat ini awalnya dilaporkan menghilang dari radar pada Rabu (29/4) dini hari, sekitar pukul 00.20 waktu setempat. Satu jam setelahnya, pesawat ini ternyata mendarat dengan selamat di Mildenhall.
"Sebuah pesawat jenis KC-135R Stratotanker dengan kode panggilan QID 72 mengalami situasi darurat dalam penerbangan sekitar pukul 12.20 waktu setempat. Pesawat telah kembali dengan selamat ke RAF Mildenhall pada pukul 01.20 waktu setempat," terang seorang juru bicara US Air Force dalam pernyataannya.
"Tidak ada korban luka," imbuhnya.
"Keselamatan merupakan hal terpenting untuk keberhasilan misi kami. Angkatan Udara (AS) menerapkan standar keselamatan yang ketat demi memastikan keselamatan personel kami dan masyarakat yang berinteraksi dengan kami," tegas juru bicara ini.
Namun juru bicara Angkatan Udara AS menyatakan, pihaknya masih menyelidiki secara mendalam apa yang sebenarnya terjadi dengan pesawat tersebut dan bagaimana pesawat bisa menghilang dari radar penerbangan.
Pesawat jenis ini biasa digunakan untuk mengisi bahan bakar jet tempur di atas udara dan bisa membawa hingga 31 ribu galon bahan bakar. Sekitar 15 menit setelah lepas landas dari Amiens, Prancis bagian utara pada Rabu (29/4) sekitar pukul 00.05 waktu setempat, jet militer ini tidak terlacak di radar.
Situs pelacakan penerbangan mencatat, pesawat ini terakhir kali terlihat dalam radar di lokasi antara Dover dan Calais, atau tepat di atas wilayah English Channel, perairan yang memisahkan Inggris bagian selatan dengan Prancis bagian utara. Dilaporkan juga bahwa pesawat sempat menyampaikan panggilan darurat, yang memicu spekulasi buruk.
(nvc/ita)











































