Memanfaatkan cuaca baik di kawasan Everest, tiga helikopter mengudara secara bolak-balik untuk menyelamatkan pendaki yang masih terjebak di base camp setempat. Para pendaki yang ada di kamp 1 langsung diangkut dengan helikopter, sedangkan yang ada di kamp 2 harus berjalan turun sebelum kemudian dievakuasi dengan helikopter.
Tiga helikopter mengangkut total 170 pendaki dari kamp 1 menuju ke base camp utama pada Senin (27/4) waktu setempat. Karena ketinggian yang terlalu tinggi dan tipisnya udara, maka helikopter hanya mampu membawa 2 pendaki untuk sekali mengudara. Demikian seperti dilansir Reuters, Selasa (28/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala asosiasi tersebut, Ang Tshering Sherpa menyebut sebanyak 60 pendaki lainnya mengalami luka-luka, di mana 21 orang di antara dalam kondisi serius maupun kritis di rumah sakit.
Salah satu pendaki asal Kanada, Nick Cienski menceritakan bagaimana para tenda pendaki disapu longsoran salju yang kecepatannya diperkirakan mencapai 300 kilometer per jam. Menurut Cienski aliran salju ini bisa melukai manusia dan menghancurkan base camp para pendaki.
"Kebanyakan orang-orang ini tidak memiliki kamp, tidak ada tenda, tidak ada yang tersisa -- semuanya tersapu hingga ke gletser," ucapnya dalam video yang direkam pada Senin (27/4) dan diunggah ke halaman Facebook-nya.
"Satu-satunya hal yang mereka miliki adalah yang ada bersama mereka di dalam helikopter, yang menempel pada tubuh mereka," imbuh Cienski.
Sekitar 350 pendaki asing ditambah ratusan pendamping lokal, berada di ketinggian 8.850 meter ketika longsor terjadi.
Pendaki lainnya asal Denmark, Carsten Lillelund Pedersen menuturkan bagaimana dirinya dan rekan-rekannya tengah mendaki turun dari kamp 2 ke kamp 1, yang ada di ketinggian 6.400 meter, ketika diterjang kabut putih yang berasal dari salju longsor dan harus kembali ke atas. Untungnya, dia berhasil mencapai kamp 1 sebelum akhirnya dievakuasi dengan helikopter.
"Everest, di atas base camp, sekarang dalam kondisi kosong," tutur Pederson melalui akun Facebook-nya.
(nvc/nwk)











































