Kementerian Dalam Negeri Saudi, seperti dilansir Reuters, Selasa (28/4/2015), menyatakan tersangka pertama yang bertanggung jawab atas serangan yang terjadi pada Maret dan April ini ditangkap pekan lalu. Menurut Kementerian Dalam Negeri Saudi, tersangka beraksi atas instruksi dari militan ISIS di Suriah.
Tidak disebut lebih lanjut instruksi yang dimaksud. Identitas tersangka pertama juga tidak disebutkan kepada publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tersangka kedua yang diidentifikasi sebagai Nawaf Sharif Samir al-Onaizi ini, melepas tembakan ke arah polisi Saudi, yang kemudian dibalas dengan tembakan dan berhasil melukainya. Serangan ini merupakan serangan pertama yang melibatkan ISIS di wilayah Saudi.
Tahun lalu, ISIS menyerukan kepada pendukung dan simpatisannya di Saudi untuk melakukan serangan terhadap otoritas setempat, ekspatriat dari negara-negara Barat dan anggota minoritas Syiah di negaranya sendiri, daripada berjihad di Suriah atau Irak.
Kementarian Dalam Negeri Saudi menawarkan imbalan hingga 1 juta riyal atau setara Rp 3,4 miliar bagi yang berhasil membantu penangkapan al-Onaizi, yang disebut sering menggunakan aksen dan nama berbau Maroko untuk menyamarkan identitasnya.
(nvc/ita)










































