Dilansir AFP, Selasa (28/4/2015), selain bantuan USD 10 juta, Amerika juga memerintahkan 24 Pasukan Baret Hijau Komando khusus Angkatan Darat AS yang tengah berada di Nepal pada misi pelatihan untuk ikut membantu penyelamatan.
Juru bicara Pasukan Baret Hijau Komando khusus Angkatan Darat AS, Kolonel Steven Warren mengatakan, para tentara akan dikerahkan mencari korban di sepanjang rute trekking populer Gunung Everest
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senin, pesawat C-17 Globemaster telah terbang dari Pangkalan Udara Dover di Delaware membawa lebih dari 50 tim spesialis pencari dan penyelamat dari Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles. Hari sebelumnya pesawat C-17 juga telah berangkat membawa bantuan. Dengan ini, setidaknya ada 130 tim penyelamat AS yang berada di Nepal untuk memberikan bantuan.
Kerry mengatakan belasungkawa yang terdalam kepada seluruh korban bencana dahsyat di Nepal ini, apalagi 4 warga Amerika juga ikut menjadi korban tewas. Ia menilai gempa 7,9 SR itu telah menimbulkan kehancuran yang luar biasa.
Berbicara pada konferensi pers bersama dengan Kerry di New York, Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida mengatakan, pihaknya juga telah mengirimkan bantuan USD 8 juta untuk Nepal.
(bar/dnu)











































