Juru bicara militer Pakistan mengatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (27/4/2015), tim-tim militer tengah dalam perjalanan menuju wilayah Peshawar untuk membantu upaya penyelamatan warga.
Topan ini merupakan fenomena langka dan aneh di wilayah tersebut. Sebabnya, selama ini belum pernah terjadi topan sedahsyat ini di wilayah tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kecepatannya di tempat terbuka lebih dari 120 kilometer per jam dan itulah yang menyebabkan kehancuran berskala sedemikian besar. Ini benar-benar fenomena baru di wilayah ini," imbuhnya.
Angin kencang yang disertai dengan hujan deras dan kilat pada Minggu, 26 April waktu setempat ini, telah mengganggu pasukan listrik dan layanan telekomunikasi. Topan ini juga merusak infrastruktur dan hasil panen warga.
Saat ini rumah sakit utama di Pakistan, Lady Reading Hospital dipenuhi oleh para korban yang terluka usai topan ini.
(ita/ita)











































