Gempa dahsyat berkekuatan 7,9 Skala Richter (SR) telah memporak-porandakan Ibu Kota Nepal yakni Khatmandu. Lebih dari seribu orang tewas akibat musibah tersebut.
"Sampai dengan saat ini jumlah korban tewas mencapai 1.805 orang. Sebanyak 4.700 orang terluka," ujar Menteri Dalam Negeri Nepal kepada CNN seperti dikutip Reuters, Minggu (26/4/2015).
Kemudian pasukan tentara India yang berbasis di pegunungan tertinggi dunia, Mount Everest, diinformasikan telah menemukan 18 potongan badan pendaki gunung di antara longsoran yang menimbun base camp. Menurut informasi sementara, ada lebih dari 1.000 pendaki yang tengah berada di Mount Everest saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gempa berkekuatan 7.9 SR yang mengguncang kota Pokhara di Nepal telah menimbulkan banyak korban jiwa dan kerusakan luas di ibukota Kathmandu. Longsoran salju akibat gempa ini mengubur sebagian base camp bagi para pendaki gunung yang akan mendaki Everest.
Menurut pejabat Kementerian Pariwisata Nepal seperti dilansir kantor berita Reuters, Sabtu (25/4) lalu, setidaknya delapan pendaki gunung tewas akibat longsoran salju ini. Pendaki gunung asal Romania, Alex Gavan menceritakan dirinya berlari menyelamatkan diri saat terjadi longsoran salju tersebut.
Dikatakannya, banyak orang yang tengah berada di atas gunung tersebut saat kejadian. Pendaki lainnya, Daniel Mazur, mengatakan, base camp Everest rusak parah akibat longsoran salju dan timnya terjebak.
(aws/kha)










































